Type of Worker (based on collar color)
Tipe pekerja disarankan berdasarkan warna kerahnya
1. White Collar
Istilah ini di populerkan oleh Upton Sinclair pada tahun 1930. White-collar worker merupakan pekerja profesional, administratif, dan manajerial yang tidak mengandalkan fisik, tetapi mengandalkan pengetahuan. Biasanya white-collar worker bekerja di kantor. Istilah white-collar didasarkan pada tren pakaian pekerja kantoran pada pertengahan abad 20. see more
2. Blue Collar
Berkebalikan dengan white-collar worker, blue-collar worker mengandalkan pekerjaan fisik. Istilah ini berasal dari kebiasaan pekerja industri menggunakan baju denim berwarna biru karena tahan lama dan menyembunyikan potensi kotoran atau minyak. Frasa ini pertama kali digunakan pada tahun 1924. see more
3. Pink Collar
Pink-collar work merupakan pekerjaan yang secara tradisional dilakukan oleh perempuan. Contohnya perawat, terapi, child care, dll. Istilah ini pertama kali digunakan pada tahun 1967. see more